Perlukah Punya Asuransi Kecelakaan Pribadi?

mitsubishi lancer ex salah satu mobil mewah ahmad dhani yang dikendarai Dul

Masyarakat kerap kali mengabaikan soal perlindungan diri terhadap suatu kecelakaan. Padahal, kecelakaan merupakan risiko hidup yang dihadapi semua orang tanpa memilih terhadap

Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Julian Noor mengatakan, bahwa setiap orang punya risiko hidup. Baik di tempat kerja, di kendaraan, maupun di jalanan raya. Punya asuransi kecelakaan pribadi merupakan hal penting untuk menjaga diri.

“Kecelakaan merupakan risiko hidup yang dihadapi semua orang tanpa terkecuali. Baik terhadap orang yang suka bepergian atau pun yang hanya diam di rumah yang kemungkinan bisa saja ditimpa pesawat jatuh,”

 meskipun secara umumnya setiap pekerja formal ditanggung asuransi kecelakaan oleh masing-masing perusahaan, namun perlindungannya hanya sebatas pada jam dan lokasi kerja.

“Di Indonesia ada Jamsostek ketenagakerjaan sekarang jadi BPJS ketenaga kerjaan. Asuransi tersebut hanya bisa mengcover kejadian kecelakaan di wilayah kerja kita dengan jam kerja kantor, sementara itu di luar jam kerja tidak ada yang bisa menjamin itu,”

Julian menerangkan, dengan memiliki asuransi kecelakaan pribadi, masyarakat juga bisa melindungi diri jika terjadi kecelakaan baik dalam kendaraan yang ditumpangi, maupun di jalan raya dan tidak terbatas waktu dan lokasi kejadiannya. “Punya asuransi kecelakaan pribadi jadi ada perlindungan diri kapan dan di mana pun kecelakaan terjadi bukan hanya saat jam kerja atau di wilayah kerja,”

Julian menambahkan, perlu adanya peningkatan kesadaran untuk masyarakat agar bisa menyiapkan perlindungan diri sejak dini. “Butuh juga kesadaran untuk masyarakat Indonesia agar bisa menerapkan asuransi kepada warganya,”